temaram
dalam pelarian
menengadah pasrah
menunduk resah
gelap
memenuhi penjuru langit
tidak untukku
dia adalah lentera tiada tara
melebihi semua yang ada
sebab aku ada
menikmati pelarianku
borneo'11
bukit damai II
Langganan:
Postingan (Atom)
sekedar catatan,ungkapan jiwa,dan wujud syukur sebagai anak manusia yang beranugerah indah cipta
temaram
dalam pelarian
menengadah pasrah
menunduk resah
gelap
memenuhi penjuru langit
tidak untukku
dia adalah lentera tiada tara
melebihi semua yang ada
sebab aku ada
menikmati pelarianku
borneo'11
Rabu, 03 Agustus 2011 | Diposting oleh sastra nusantara hijau di 08.09 0 komentar