mata air

oleh : ekorahardhian

hamparan sawah hijau
manjakan mata dan jiwa
berpetak rapi berkilauan

langit yang mulai terang
dihati tanpa dendam
kuikuti angin bertandang
menuju tebing terjal sunyi
menuju mata air perbukitan
singgah di istana damai

aku tak hendak pergi
biar getir terlupa
biar luka terbalut

sampai rona kembali berseri
menengadah tak lagi pasrah
lalu mereka
berlarian menghapiri
sgala keinginan


pujon
april 11

0 komentar:

Recent Comments

Pengikut